• Kolom Soekam Parwadi

    Segarnya Jeruk Lemon Indonesia

    Masih soal Jeruk. Saat ini budaya minum air jeruk dipagi hari sebelum makan apapun sudah menjadi trend konsumsi banyak masyarakat modern. Soal manfaatnya, sudah banyak artikel yang menginformasikannya. Selain memenuhi  kebutuhan gizi khususnya vitamin C, meminum air jeruk dipagi hari sangat membantu tubuh dalam mengeliminasi lemak yang suka mengendap disaluran pembuluh darah dan tempat lain ditubuh. Itu akan menjadikan peredaran darah lancar dan mengurangi obesitas. Kebiasaan bagus itu selama ini bagi masyarakat yang ingin praktis selalu membeli jeruk lemon import yang banyak dijajakan dipasar-pasar modern. Namun beberapa pengalaman mengatakan bahwa, jeruk lemon import itu warna dan penampilannya memang menarik. Tetapi kulitnya tebal dan kadar airnya sedikit dibanding dengan jeruk Lemon…

  • Kolom Soekam Parwadi

    JERUK

    Dari puluhan jenis buah yang ada didunia konsumen, Jeruk atau bahasa ilmiahnya Limau, hingga kini menduduki posisi teratas dalam jumlah serapan pasarnya. Dari banyak jenis jeruk itu, kebanyakan berasa masam yang lebih dominan dan hanya beberapa jenis saja yang berasa manis. Dari dunia gizi diinformasikan bahwa rasa masam itu mengindikasikan adanya vitamin yang kadarnya tinggi. Tetapi dipasar Indonesia (termasuk juga di situs belanja buah sayur segar paskomnas.com), jenis Jeruk yang disukai konsumen adalah yang berasa manis. Kawan saya bertanya, kenapa ya Pak kok konsumen kita (Indonesia) sukanya jeruk yang manis..?. Saya jawab sekenanya, “.. karena hidupnya rata-rata pahit Mas, sehingga semua makanan termasuk buah ya haus manis…”. Mengapa berasa masam..?…

  • Kolom Soekam Parwadi

    Nasi Liwet

    Gaduhnya soal beras diawal tahun 2018 ini tidak sedikitpun dibuat gerah oleh Mbok Wadiyem beserta sanak keluarganya didusun Banyurip, desa Kedungdowo, kecamatan Andong – diujung utara Kabupaten Boyolali yang secara fisik lahannya marginal. Bahkan mereka tidak ada sedikitpun niat untuk “wadul” kepada Pak Jokowi (Joko Widodo) presiden kita, yang sebenarnya masih tetanggaan asalnya itu. “Rasah wadul, urusan ngliwet kok wadul pak presiden. Ngisin-isini. Presiden iku urusane kan akeh tur penting. Lha urusan sego iki kan urusan cepete (sepele). Nek beras murah, awak dewe adang sego. Ning nek beras larang awak dewe yo ngliwet wae. Koyo mbiyen kae, kan nyatane yo isih podo waras-wiris tekan saiki to..?”.. kata Mbok Wadiyem yang…